#

Wisata Religi

#
Gereja Ayam

Gereja Ayam atau Gereja Bethel merupakan Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) yaitu merupakan salah satu bangunan tua yang ada di Kota Gurindam ini. Gereja yang berada di Jl. Gereja No. 1 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau dibangun sekitar tanggal 14 Februari tahun 1835. Bangunan gereja ini memiliki pesona yang memukau, gereja yang berjuluk Gereja Ayam ini disebabkan adanya hiasan berbentuk ayam di atas Menara yang menyatu dengan atam bagian depan. Pemerintah juga menetapkan bahwa Gedung Gereja Ayam menjadi salah satu cagar budaya Indonesia.
Gereja ayam memiliki fasilitas lapangan basket yang dapat digunakan oleh masyarakat atas perizinan bagian Jemaat GPIB Bethel. Gereja ini digunakan sebagai tempat ibadah pada hari minggu dan juga pada hari biasanya. Bagi anda yang beribadah di gereja ini maka dapat menjumpai keindahan yang tersendiri. Sehingga anda akan mengetahui bahwa tempat ini cocok untuk beribadah sekaligus berwisata. Askes menuju Gereja Ayam sangatlah mudah, anda dapat naik angkutan umum dari Pelabuhan dengan ongkos Rp 3000 saja. Titik koordinat Gereja Ayam ini berada di 0.928726 LU, 104.443513 BT.
(Sumber foto: Survei Lapangan, 2021)

Show In Map
Masjid Agung Al Hikmah

Masjid Agung Al Hikmah atau biasa dikenal dengan Masjid Raya Tanjungpinang yang terletak di Jl. Masjid No. 1 Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau. Masjid ini memiliki gaya bangunan khas melayu dan merupakan salah satu masjid tua yang terdapat di kota Tanjungpinang. Begitu sampai di Masjid Agung Al Hikmah, anda akan disuguhkan dengan bangunan masjid yang memiliki warna utama hijau dan warna-warna lainnya sebagai perpaduan. Masjid ini memiliki luas sekitar 5.059m2 dan dapat menampung sekitar 3000 jamaah.
Masjid ini memiliki fasilitas yang dapat digunakan untuk kenyamanan beribadah umat islam. Seperti mukena, sarung, dan juga Al-Qur’an. Tak hanya itu, masjid ini juga dilengkapi dengan perpustakaan, kantor sekretariat, aula serba guna, kamar mandi, ruang belajar untuk TPA, serta taman bermain. Masjid Agung Al Hikmah berada di pusat kota Tanjungpinang, sehingga akses jalan menuju masjid ini cukup mudah. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum dari bandara atau Pelabuhan untuk bisa sampai ke Masjid Agung Al Hikmah. Titik koordinat Masjid Agung Al-Hikmah ini berada di 0.9281233 LU, 104.44295 BT.
(Sumber foto: Survei Lapangan, 2021)

Show In Map
#
#
Vihara Ksitigarbha Bodhisattva

Vihara Ksitigarbha Bodhisattva di Tanjungpinang, Provinsi Kepri yang lebih dikenal dengan julukan vihara seribu wajah atau seribu patung.
Vihara Ksitigarbha Bodhisattva yang merupakan tempat beribadah umat Budha kini juga dapat menjadi destinasi wisata religi di Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepulauan Riau. Pembangunan vihara ini berlangsung selama 14 tahun dan memiliki 500 patung Lohan dengan berbagai wajah dan juga memiliki 40 lebih patung dewa-dewa dalam kepercayaan Budha. Vihara ini termasuk vihara terbesar se-Asia Tenggara setelah China. Vihara ini dikenal oleh masyarakat dengan “vihara 1.000 wajah” karena banyaknya patung di lokasi vihara. Pembuat patung-patung tersebut kabarnya langsung seniman dari Tiongkok. Titik koordinat Vihara Ksitigarbha Bodhisattva ini berada di 0.903886 LU, 104.540060 BT.
(Sumber foto: Survei Lapangan, 2021)

Show In Map
Masjid Raya Sultan Riau

Masjid Raya Sultan Riau merupakan salah satu masjid tua dan bersejarah di Indonesia yang terletak di pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, provinsi Kepulauan Riau. kMasjid ini merupakan salah satu masjid unik karena salah satu campuran bahan bangunan yang digunakan adalah putih telur. Masjid Sultan Riau ini sudah dijadikan situs cagar budaya oleh pemerintah Republik Indonesia.
Masjid dengan ketebalan dinding mencapai 50 cm ini merupakan satu-satunya peninggalan Kerajaan Riau-Lingga yang masih utuh. Bahkan, hingga kini masjid ini masih digunakan oleh warga untuk beribadah. Luas keseluruhan kompleks masjid ini sekitar 54,4 x 32,2 meter. Di halaman masjid terdapat dua buah rumah sotoh yang diperuntukkan bagi musafir dan tempat menyelenggarakan musyawarah. Selain itu, di halaman masjid juga terdapat dua balai, tempat menaruh makanan ketika ada kenduri dan untuk berbuka puasa ketika bulan Ramadhan tiba. Untuk menuju ke Masjid Raya Sultan Riau kita harus menaiki perahu bermotor atau lebih dikenal pompong yang memerlukan waktu tempuh kurang lebih 15 menit dengan membayar tiket sebesar Rp. 7,000 per orang untuk sekali jalan, moda transportasi yang bisa digunakan di pulau penyengat ada becak motor, sewa motor, atau juga kita bisa jalan kaki. Titik koordinat Masjid Raya Sultan Riau ini berada di 0.92939 LU 104.42048 BT.
(Sumber foto: Survei Lapangan, 2021)

Show In Map
#
#
Vihara Dharma Sasana

Vihara dharma sasana dijadikan sebagai salah satu objek wisata andalan yang ada di Tanjungpinang, begitu anda memasuki area vihara, anda akan disambut dengan pemandangan hijau yang menyejukkan, bila masuk jauh lebih dalam, anda akan menemukan banyak jenis patung khas Buddha. Salah satunya patung naga, patung Dewi Kuan Im, patung Sun Go Kong, dan beberapa patung lainnya.
Tempat ibadah bagi para pemeluk agama Buddha ini menyediakan fasilitas ibadah guna menunjang pelaksanaan ibadah di vihara ini, seperti misalnya sesajian atau bakaran hio. Vihara dharma sasana mulai buka dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB dan tidak ada biaya untuk masuk ke dalamnya. Akses menuju Vihara Dharma Sasana dapat dilakukan dengan 2 pilihan, pertama menggunakan kapal pompong yang akan memakan waktu tempuh kurang lebih 15 menit dengan ongkos …, pilihan ke 2 adna bisa menggunakan jalur darat dengan transportasi online atau kendaraan pribadi, namun jarak yang ditempuh sekitar 20km. Titik koordinat Vihara Dharma Sasana ini berada di 0.944103 LU, 104.435122 BT.
(Sumber foto: Survei Lapangan, 2021)

Show In Map
Vihara Avalokitesvara

Vihara avalokitesvara merupakan vihara terbesar se-Asia Tenggara yang terletakk Jl Wr Supratman, KM 14, Tanjungpinang. dari jalan raya, bangunan Vihara Avalokitesvara sangat mencolok karena ukurannya yang sangat besar. Bila anda masuk ke dalamnya, ada kebun buah naga yang sengaja ditanam di halaman vihara, setelah itu anda akan disambut oleh deretan patung dewa-dewi, ada 16 patung di halaman ini.
Vihara Avalokitesvara terbuka untuk umum, dan buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB. Fasilitas yang ada di Vihara Avalokitesvara Graha tidak hanya menyediakan tempat beribadah, tetapi juga untuk memperdalam ilmu, dan berguru. Akses menuju ke vihara ini bisa menggunakan transportasi online atau juga sewa kendaraan. Titik koordinat Vihara Avalokitesvara ini berada di 0.947741 LU, 104.512338 BT.
(Sumber foto: Survei Lapangan, 2021)

Show In Map
#